Senin, 10 Desember 2018

Launching Gubug Seni, Karang Taruna di Patean Undang Penyair Nusantara




Karang Taruna Tunas Muda 28 di Patean Kendal Jawa Tengah, tepatnya di Desa Mlatiharo meresmikan sanggar kesenian yang mereka namai Gubug Seni Karya Kita, Minggu (9/12).

Dalam peresmiannya, mereka mengundang para penyair nusantara diantaranya Hadi Lempe, Bambang Eka P, Slamet, Hugo, Arintoko Robert, Imam RRI, Wahyu Ranggati, Luqni Maulana dan Venny Zega. Tak hanya Penyair Nusantara, beberapa komunitas dan perguruan tinggi juga turut hadir dalam persemian tersebut, diantaranya Pelataran Sastra Kaliwungu (PSK), Teater Atmosfer, Universitas Negeri Semarang (UNNES), dan Univeritas Tidar (UNTIDAR).

Acara dimulai pada pukul 14.00 wib waktu setempat dengan beberapa penampilan dari Karang Taruna Tunas Muda 28 dan beberapa sekolah yang ada di Patean, salah satunya SMK N 7 Kendal. Setelah itu dilanjut oleh beberapa penampilan dari Penyair Nusantara dan komunitas yang hadir dalam acara tersebut.

Launching Gubug Seni Karya Kita ini sebagai ikhtiar dari pegiat seni yang ada di Patean Kendal untuk megenerasi pegiat seni yang ada disana. Kebanyakan remaja sekarang yang lebih banyak menghabiskan waktunya bersamai gawai juga turut melatarbelakangi terbentuknya Gubub Seni tersebut.

“Kami membentuk Gubug Seni ini supaya anak-anak disini punya kreativitas. Karena sekarang kan banyak remaja yang lebih seneng main hp daripada berproses kreatif” kata Dhiyah Endarwati, salah satu pegiat seni di Patean.


Dhiyah yang juga merupakan penyair tersebut berharap dengan adanya Gubug Seni ini laku kesenian yang ada di Patean khususnya di Desa Mlatiharjo akan terus hidup dan menghasilkan karya-karya yang dapat dinikmati oleh semua orang.

“Minta doanya, Mas. Semoga anak-anak disini istiqomah dalam berkesenian di Gubug ini dan karya-karya mereka bisa dinikmati siapapun” tambahnya.

Senada dengan Dhiyah, Hadi Sulistyono, yang juga merupakan salah satu pencetus Gubug Seni menyadari bahwa masih kurangnya ruang-ruang berkesenian yang ada di Patean ini.

“Kesenian saat ini digandrungi remaja. Namun yang menjadi persoalan adalah kurangnya ruang berkenian yang dapat menampung kreativitas mereka dan sulitnya menemukan ruang dengan pembinaan secara benar. Maka dari itu lewat Gubub Seni Karya Kita ini semoga mampu menjawab persoalan-persoalan tersebut” kata Hadi Lempe, panggilan akrabnya.


Pria yang merupakan seorang Jurnalis tersebut menjelaskan bahwa Gubug Seni Karya Kita ini nantinya tidak hanya di fokuskan kepada Karang Taruna Tunas Muda 28 saja, namun juga masyarakat umum.

“Gubug Seni ini tidak hanya Karang Taruna saja yang boleh ikut. Namun kami juga akan mengajak anak-anak sekolah dari TK sampai SMA, dan juga Mahasiswa. Bahkan nanti masyarakat umum seperti petani yang ada disini boleh untuk bergabung disini” tambahnya.

Keberadaan Gubug Seni Karya Kita ini mungkin akan menjadi stimulus bagi para pegiat seni yang ada di Patean dan sekitarnya. Meskipun Patean merupakan daerah atas Kabupaten Kendal yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Temanggung, namun para pegiat seni dan para remaja yang ada disini tetap semangat untuk terus berkontribusi untuk Kendal. ***(CDR)




4 komentar:

  1. Selamat Datang Gubug Seni Karya Kita. Selamat berposes, eksis dan Istikomah selalu. Salam Budaya

    BalasHapus
  2. Selamat dan sukses terus untuk kedepanya gubug seni

    BalasHapus
  3. wadah yang sangat bagus untuk menampung kreatifitas para pemuda" di patean, khususnya pemuda Mlatyharjo. semoga terus maju dan berprestasi. #tunas_muda_28 #salam_budaya #gubug_seni #karya_kita

    BalasHapus